Labels

Thursday, August 1, 2013

Wanita

Aku bukan lah anak sempurna, bukan orang kaya, mungkin juga bukan orang pintar. Tapi aku bersyukur, aku dikelilingi wanita yang beragam dan mengetahui sifat dari setiap wanita. Kalian para wanita boleh membenci ku, karena perkataanku. Tapi, karena kalian aku tau sifat kalian.

Aku menganggap kalian adalah makhluk jelmaan dari neraka, yang sengaja turun diturunkan ke bumi, untuk menghasut, mempermainkan, dan mengendalikan dunia. Aku sadar, untuk aku yang sekarang tidak gunanya berhubungan khusus dengan kalian. Sekarang aku lebih berpikir kalau kalian adalah makhlun paling buas dibandingkan dengan singa. “Jangan pernah menggangu singa yang sedang tidur”, kata yang cocok untuk para wanita yang ada di dunia ini. Ada benarnya kalau umat adam harus melindungi, menjunjung tinggi dan menghormati kaum hawa. Tapi itu jika kau harus bermain dengan perasaan. Aku lebih mementingkan diriku untuk saat ini. Pertama, sepasang kekasih sebaik apapun rasa kasih sayang mereka berdua, tetaplah wanita yang memegang kendali. Kedua, di zaman ini, wanita cenderung memilih laki-laki yang lebih mapan atau yang memiliki kelebihan untuk menutupi kekurangan mereka, itu yang aku sebut sebagai keegoisan wanita. Ketiga, apapun yang dilakukan ketika kalian sudah menikah, kepala keluarga hanya mengikuti aturan rumah sang istri.

Cih, setiap wanita adalah anugerah Tuhan, mungkin itu juga ungkapan yang harus diakui, tapi tetap saja, zaman sekarang ini, kamu harus mengikuti alur cerita para wanita. Aku lebih memilih menjauhi, atau mencampakkan mereka. Mungkin ada keinginan untuk mendapatkan mereka, karena itu sudah hasrat para lelaki. Dan yang paling tidak disukai lelaki pada umumnya adalah melihat wanita menangis dihadapan mereka. Apa selemah itu? Apakah harus menyelesaikan masalah dengan menangis? Kenapa mereka begitu sensitif?

Wanita adalah fenomena alam yang tidak bisa dijelaskan dengan logika  begitu saja. Ketika kau bertanya kepada mereka, mereka selalu menjawab tidak kenapa-kenapa. Apa yang tidak apa-apa, menangis haru di kamar, dan mengutarakan perasaannya sendirian. Mungkin aku akan berpikir begini, aku lebih tertarik dengan wanita yang tidak memikirkan perkataan orang lain, meneruskan tujuannya tanpa rasa malu dan canggung, juga tetap berdiri atas keinginannya sendiri. Karena kebanyakan wanita, selalu saja ingin diperhatikan oleh kami yang mudah lemah karena mereka.
Wanita mungkin memiliki sifat atau karakter yang paling beragam, dibandingkan kaum adam. Tapi mereka semua memiliki kesamaan yang paling fatal yang menurutku itu cukup membuat mereka tersinggung. Mereka para wanita selalu saja tidak ingin disamakan dengan yang lainnya. Hal ini yang ku pikir wanita tidak pantas mengatakan kalau “semua laki-laki di dunia ini sama”. Aku tentu saja membela kaumku, aku tidak bisa menerima orang yang tidak sesuai dengan ucapannya. Perkataan wanita selalu saja berbanding terbalik dengan ucapannya.

Wanita tidak suka mengatakan perasaannya secara langsung, mereka lebih suka mengungkapkannya dengan melakukan sesuatu yang tidak dimengerti para lelaki. Haus akan emosi, dan hanya memikirkan diri sendiri. Mereka meluapkan semuanya secara bersamaan, itulah kenapa wanita menjadi sangat buas. Dalam hal ini, wanita adalah makhluk yang tidak bisa mengontrol perasaannya. Tapi tetap saja lelaki kalah dengan itu semua. Hanya orang gila yang sinting yang akan membunuh wanita ketika mereka menangis.

0 komentar:

Post a Comment

 

About